Catatan Kuliah Bab 6
PEMBEKUAN PANGAN
Pembekuan merupakan
proses pelestarian untuk makanan dimana suhu produk menurun menjadi rentang
suhu menghasilkan pembentukan kristal es dalam struktur produk. Termodinamika dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan fisik air
dalam produk makanan selama proses pembekuan. Pembekuan terjadi secara bertahap
karena panas pelepasan fusi dikeluarkan dari air dalam produk. Proses pembekuan
makanan memiliki dua karakteristik unik dibandingkan dengan pembekuan air
murni. Pertama, suhu ekuilibrium untuk pembentukan awal kristal es lebih rendah
dari pada ekuilibrium suhu untuk pembentukan kristal es dalam air
murni. Meskipun supercooling mungkin terjadi pada produk Sebelum kristal
es awal terbentuk, suhu akan berada di bawah sistem air murni. Perbedaan
kedua antara pembekuan produk makanan, dibandingkan dengan air murni, terjadi
Setelah kristal es awal terbentuk. Pada produk makanan, pengangkatan
energi fasa berubah terjadi secara bertahap selama meningkatkan suhu
produk. Hubungan thetemperature time Selama fase changer adalah fungsi
dari persen air beku setiap saat selama pembekuan proses. Bentuk kurva waktu
suhu selama proses pembekuan akan berbeda dengan produk komposisi dan dengan
lokasi dalam struktur produk. Penurunan suhu secara bertahap dengan waktu
akan terus sampai mencapai suhu eutektik untuk komponen produk utama. suhu.
Hubungan antara mol fraksi
È Sebuah air dalam produk dan keseimbangan pembekuan suhu
T A dan antara panas laten molar fusi dan gas yang universal konstan
Rg berikut:
Persamaan 6.1
fraksi mol air dalam produk adalah fungsi dari kandungan kelembaban produk,
dinyatakan sebagai fraksi mA, berat molekul air MA, persentase produk
komponen, msi.
Persamaan 6.2
Contoh
soal:
Fraksi
tidak beku air memiliki hubungan yang erat terhadap temperature, sehingga dapat
dilihat contoh soal di bawah ini.
Untuk
mencari massa jenis produk dapat menggunakan Persamaan 6.3
sedangkan
untuk mencari panas spesifik dari produk yaitu:
Persamaan 6.4
dan
untuk konduktivitas termal produk yaitu:
Persamaan 6.5 dan 6.6
Untuk searah 6.8
Untuk tidak searah 6.9 dan 6.10
Persamaan 6.7 untuk panas spesifik
Sedangkan
untuk mencari entalphynya yaitu:
Evolusi sistem komputasi berkecepatan tinggi dan metode
numerik yang tepat telah disediakan kesempatan untuk memecahkan persamaan
diferensial parsial kompleks dengan sifat suhu - independen. Persamaan dari
bentuk berikut untuk perpindahan kalor satu dimensi selama pembekuan produk
bisa dipecahkan untuk memprediksi sejarah distribusi suhu dalam produk:
Komentar
Posting Komentar